sangat tak bisa aku duga
aku masih menyimpan rasa untuk mu. Terus menerus aku mencoba untuk hilang dari
mu,tapi kenpa dirimu semakin dekat aku rasakan.
Aku tau aku tidaklah
lagi berhak atas mu.
Aku menrindukan mu wahai
seseorang yang aku maksud, mungkin kamu sudah paham dengan hal yang
satu ini,kata yang tak lazim sering aku ucapkan setiap percakapan
kita..
Apa kamu mempunyai rasa
yang sama dengan ku?
Apa kamu merindukan
memelukku?
Apa kamu merindukan
berada dekat dengan ku?
Apa kamu merindukan aku?
Wahai seseorang yang pernah
menjadi sangat berarti dihidup ku, aku merindukan mu jauh dari apa yang kamu
ketahui,jauh dari apa yang kamu rasakan.
Aku merindukan setiap
genggaman jemari mu umtuk menggandeng tangan ku erat, aku merindukan
memelukmu.. merindukan setiap detik pertemuan manis kita, bahkan aku merindukan
setiap nafas yang kamu hembus.
mungkin itu semua sudah
menjadi kenangan yang sangat indah untuk kita berdua,
seorang yang selalu
ingin aku kenal lebih dekat, aku sudah bisa mencium tangannya..
Terimakasih ya allah
atas semua kesabaran dan ketulusan hati yang melimpah kau beri untuk ku.
Entah tadi aku menahan
air mata yg ingin aku urai.foto di wallpaper sampai di bbm hp mu itu. iya. Aku
tau, aku hanya TEMAN mu.
Kali ini tidak akan aku
mau menghindar dari permasalahan yang tidak akan pernah bisa lagi untuk aku
tutupi. MASALAH HATI.
Bolehkah aku
mengeluh?
Aku memang harus
benar-benar menyadari bahwa antara kamu dan aku harus mempunyai 2pasang
hati untuk mengkokohkan badai dalam permasalahan ini. Jika hanya AKU, apalah
arti perjuangan? Yang sudah bisa aku tebak akhirnya seperti apa dan bagaimana.
Haruskah cinta ini aku
perjuangkan?
Haruskah aku berjuang
untuk seorang yang tidak memperjuangkan ku.?
Bukannya aku tidak bisa
melupakanmu, aku hanya belum bisa. Tapi aku pasti bisa. PASTI.
Dan terhitung malam ini
aku sudah siap jika aku harus benar-benar kehilanganmu. Aku akan mencoba
belajar terhadap keadaan yang tidak mungkin lagi aku kuatkan.. keadaan yang
harus aku terima dengan rasa ikhlas yang sangat luar biasa.....
Kini aku bukanlah air
tapi aku akan selalu menjadi api, untuk merobohkan dinding yang telah aku
buat sendiri, kini aku berdiri sendiri untuk membangkitkan stengah
bagian dr diri ku yang hilang.
aku lelah untuk berkata
aku mampu, sementara keadaan yang menyuruhku untuk tunduk padanya.
Sudah ribuan kata untuk
menyadari mu. sudah begitu bnyak cara aku lakukan.
Sekarang,
pantaskah kamu
mengeluh?dengan semua yg aku lakukan? dengan semua yang telah aku usahakan
untuk selalu memberikan yg terbaik untuk mu?
Skrng sudah puaskah kamu
menghancurkan beberapa waktu ku?
Sekarang kamu bebas
untuk mentertawaiku.
Entah perasaan ku ini apa,entah
aku ini binatang atau manusia yang sudah kamu hina pun masih saja ingin melihat
senyummu, entah masih kah aku mempunyai harga diri di mata mu. sudahlah....
Terimakasih wahai darah
dalam diriku, terimakasih sudah banyak kamu mengajarkan aku tentang bagaimana
cara mencintai..
Bagiku kamu tetaplah
sosok pria hebat,baik,mulia dimata ku.
malam ini , aku berjanji
untuk tetap selalu menyayangimu sebagai SAHABAT baikku :'')
Akan ku hapus air mata
ku dan terseyum untuk mu.
Semoga tak akan ada kata
menyesal dalam diri mu jika aku sudah bersama orang lain...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar